Usaha Konveksi : Lakukan Ini Agar Cepat Sukses

Kita pastinya sudah tidak asing lagi ya dengan istilah “konveksi”.

Atau bahkan Anda berniat untuk membuka usaha konveksi?

Nah, konveksi menjadi salah satu usaha yang banyak digeluti orang-orang, meskipun modal awalnya cukup besar namun keuntungan yang didapat sangat menjanjikan.

peralatan menjahit konveksi
peralatan menjahit konveksi

Pada pembahasan kali ini mengenai usaha konveksi, mulai dari peluang konveksi hingga apa saja contoh dari usaha konveksi.

Penasaran?

Simak terus hingga selesai ya.

A. Mengenal Usaha Konveksi dan Peluangnya

pakaian hasil produk konveksi dijual di toko
pakaian hasil produk konveksi dijual di toko

Konveksi merupakan salah satu jenis usaha dalam memproduksi pakaian yang dibuat secara massal.

Namun jika konveksi diartikan secara lebih spesifik merupakan sebuah industri kecil dengan skala rumah tangga yang membuat berbagai pakaian jadi seperti celana, kaos, jaket, kemeja dan lain sebagainya.

Di Indonesia, bisnis ini memang sangat menjanjikan karena permintaan pasar yang tinggi.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa konveksi ini masih berskala rumah tangga sehingga untuk memulainya Anda tidak terlalu membutuhkan ruangan yang luas seperti pabrik garmen.

Bahkan sekarang ini banyak orang yang menjadikan konveksi sebagai usaha sampingan.

Meskipun berawal dari skala rumah tangga, jika Anda sudah menemukan pelanggan setia yang terus mengambil barang dari Anda, bisa dipastikan usaha konveksi yang Anda jalankan dapat berkembang dengan cepat.

B. Beberapa Tips Cara Memulai Usaha Konveksi Agar Menjadi Pengusaha Konveksi yang Sukses

hasil produk konveksi di mall
hasil produk konveksi di mall

Untuk membuat suatu usaha sukses maka diperlukan kerja keras.

Dan di bawah ini ada berbagai tips lainnya yang bisa Anda coba untuk memulai usaha konveksi agar bisa membuahkan kesuksesan.

1. Pengadaan Modal Usaha untuk Memulai Bisnis Contohnya Mulai dari Mesin Jahit, Mesin Obras

Modal memang sangat dibutuhkan dalam menjalankan usaha konveksi.

Modal yang Anda miliki setidaknya bisa untuk membeli atau menyewa mesin jahit dan mesin obras.

Kedua mesin ini sangatlah penting untuk bisnis konveksi.

Dibandingkan dengan menyewa, sebaiknya membeli mesin saja.

Karena meskipun modal cukup besar di awal, setidaknya Anda tidak memiliki hutang cicilan untuk menyewa mesin tiap bulannya yang jika dihitung-hitung pengeluarannya lebih tinggi jika dibandingkan dengan membelinya.

2. Supplier Bahan Baku

Anda harus mencari supplier bahan baku yang tepat.

Tidak hanya harga yang terjangkau, tapi pilih juga supplier yang memberikan sistem “sama-sama untung”.

Biasanya supplier akan memberikan harga khusus jika Anda membeli bahan baku dalam jumlah banyak.

3. Rencanakan Produk Konveksi yang Tepat

perencanaan produk konveksi
perencanaan produk konveksi

Anda harus sudah merencanakan produk apakah yang tepat untuk diproduksi.

Tapi terlebih dahulu Anda perlu menentukan tren pasar terkini, warna apa yang paling banyak disukai, pakaian untuk event apa, jenis kelamin dan usia.

Merencanakan produk yang tepat tentu akan sangat berpengaruh pada persaingan bisnis konveksi, branding dan bahkan strategi pemasaran.

4. Lokasi Tempat Usaha Bisnis Konveksi

Usaha konveksi sangatlah membutuhkan ruangan atau tempat untuk ruang produksi.

Jika di rumah Anda ada space kosong, bisa digunakan sebagai ruang produksi awal.

Dengan memanfaatkan ruangan yang ada di rumah tentunya akan sangat menghemat pengeluaran Anda dibandingkan dengan menyewa tempat yang dalam satu tahun saja harus mengeluarkan uang belasan hingga puluhan juta rupiah.

Nah, jika usaha konveksi yang Anda jalankan terus berkembang dan banyak pesanan sehingga membutuhkan ruangan yang lebih luas, ada dua pilihan yang bisa ditentukan yaitu menyewa tempat atau memperluas ruangan di rumah Anda sebagai ruang produksi.

Menyewa tempat menjadi pilihan terakhir jika memang rumah Anda belum memungkinkan untuk bisa diperluas.

5. Strategi Promosi Usaha & Branding (Memanfaatkan Media Sosial)

Di zaman digital seperti sekarang, pekerjaan bisa lebih mudah dilakukan.

Kini Anda tidak perlu lagi menyebarkan brosur konveksi ke orang-orang, karena sudah ada media sosial yang bisa Anda manfaatkan.

Kini hampir semua orang di seluruh dunia memiliki setidaknya satu media sosial sehingga akan mempermudah Anda untuk melakukan promosi dan branding agar produk konveksi Anda bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas.

6. Lakukan Penawaran Kerjasama Kemitraan

Selanjutnya adalah dengan melakukan penawaran kerjasama kemitraan.

Dengan cara ini tentunya pakaian yang Anda produksi bisa lebih banyak dipasarakan dan dikenal oleh banyak orang.

7. Cari Marketing Sistem Bagi Hasil (Bisnis Tanpa Modal Bagi Marketing)

Dan yang terakhir adalah dengan mencari marketing namun dengan sistem bagi hasil.

Dengan demikian kedua pihak tentunya akan saling menguntungkan.

C. Jenis & Contoh Usaha Konveksi Berdasarkan:

display aneka produk hasil konveksi
display aneka produk hasil konveksi

Ada banyak sekali jenis dan juga contoh dari usaha konveksi yang bisa Anda jalankan.

Pastinya agar bisa menentukan jenis apa yang Anda pilih, Anda harus melakukan riset terlebih dahulu dan memikirkannya dengan matang.

Mari simak penjelasan yang ada di bawah ini untuk lebih jelasnya.

1. Volume Produksi (Skala Kecil Rumahan & Skala Besar)

Volume produksi yang berkala kecil ini bisa dikatakan usaha tingkat mikro.

Didirikan oleh perorangan yang memang sudah memiliki kemampuan atau basic di usaha konveksi.

Volume produksi skala kecil biasanya hanya mempekerjakan orang-orang yang ada di sekitar tempat tinggal mereka yang memang sudah cukup ahli di bidangnya, selain itu juga masih menggunakan alat-alat sederhana untuk membantu jalannya proses produksi.

Meskipun masih skala kecil atau mikro tapi produksi ini sangat penting karena bisa menciptakan lapangan kerja baru untuk orang-orang disekitarnya sehingga mereka bisa mendapatkan penghasilan tambahan untuk keperluan sehari-hari.

Terkadang ada juga bantuan dari pemerintah dalam membangun usaha yang sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha mikro (skala rumahan).

Sedangkan untuk volume produksi skala besar ini tentunya sangat berbeda dengan volume produksi skala kecil.

Mulai dari modal yang sangat besar, tempat usaha yang luas, menggunakan mesin-mesin canggih, jumlah pekerja yang mencapai ratusan dan bahkan teknologi yang digunakan pun impor.

Selain itu, pekerja yang direkrut juga pastinya harus memiliki kualifikasi yang lebih.

Contohnya untuk usaha rumahan atau mikro, pendidikan terakhir pekerja tidak terlalu dipentingkan asalkan ia memiliki kemampuan bekerja dengan baik.

Sedangkan untuk usaha yang berskala besar bisa saja kualifikasinya minimal pendidikan SMA dan mengerti pengoperasian mesin jahit dengan teknologi modern.

2. Produk yang Dihasilkan (Kerudung, Baju Anak, dll)

Sedangkan untuk produk yang dihasilkan pun sangatlah beragam.

Anda bisa memproduksi barang yang sesuai dengan permintaan pasar saat ini, contohnya kerudung warna lilac yang sedang digemari sekarang ini, baju anak, celana, baju bayi, kaos oblong dan lain sebagainya.

D. FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan usaha konveksi?

Konveksi merupakan salah satu jenis usaha dalam memproduksi pakaian yang dibuat secara massal.

Namun jika konveksi diartikan secara lebih spesifik merupakan sebuah industri kecil dengan skala rumah tangga yang membuat berbagai pakaian jadi seperti celana, kaos, jaket, kemeja dan lain sebagainya.

Di Indonesia, bisnis ini memang sangat menjanjikan karena permintaan pasar yang tinggi

2. Bagaimana cara memulai usaha konveksi?

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan, diantaranya:

Adanya modal usaha.
Supplier bahan baku yang terpercaya.
Merencanakan produk apa yang tepat.
Menentukan lokasi tempat usaha.
Promosi dan branding.
Melakukan penawaran kerjasama agar produk yang Anda jual lebih banyak peminatnya.
Marketing dengan sistem bagi hasil.

3. Berapa modal buka konveksi?

Untuk awalan, Anda bisa membuka bisnis konveksi kaos dengan modal Rp 5 juta hingga Rp 15 juta rupiah.

4. Apakah bisnis konveksi menjanjikan?

Bisnis konveksi bisa sangat menjanjikan jika di lokasi tempat usaha yang Anda pilih masih jarang atau sama sekali tidak ada bisnis serupa.

Mengingat usaha konveksi ini seakan “tidak ada matinya” sehingga bisa menjadi peluang yang baik untuk Anda.

Jangan lupa untuk mempromosikan bisnis konveksi yang Anda jalankan dengan sebaik mungkin dan manfaatkanlah media sosial dengan baik agar lebih banyak masyarakat yang mengenalnya.

Demikian penjelasan mengenai usaha konveksi yang bisa Anda coba, semoga informasi ini bisa bermanfaat ya.

Images courtesy of unsplash.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *