Usaha Roti : Cara Memulai, Tips, & 15 Macam Usaha Roti Terlaris

Suka roti dan berminat bisnis di bidang usaha bakery? Well, kamu perlu simak 15 usaha roti terlaris selama ini, pilih satu yang cocok, kembangkan, dan beri keunikan pada produk roti kamu, niscaya sukses akan diraih!!

Ketika membicarakan peluang bisnis, mungkin peluang bisnis kuliner menjadi salah satu yang terbaik, bagaimana tidak, hampir seluruh jenis makanan dan minuman bisa Anda pasarkan dengan mudah. Tentu dengan catatan jika produk yang Anda jual memiliki rasa yang lezat, bersih serta tampilan yang menarik.

Nah salah satu bisnis atau usaha kuliner yang sedang berkembang pesat saat ini adalah usaha roti. Dimana saat ini begitu banyak jenis roti yang bisa Anda jual, mulai dari roti kering, roti bakar, roti kukus dan masih banyak lainnya.

Modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha roti ini pun bisa dibilang relative sedikit. Terlebih lagi kebanyakan bisnis kue dijalankan untuk jenis bisnis streed food.

Bagi Anda yang ingin mencoba peruntungan dengan menjalankan bisnis roti, berikut cara memulainya, beberapa macam bisnis atau usaha roti yang bisa Anda coba, beserta tips strategi dan analisa bisnisnya.

 

Langkah Memulai Usaha Roti Skala Rumahan – Besar

Berikut adalah langkah memulai usaha roti skala rumahan, menengah, sampai besar :

 

1. Tentukan Roti yang Akan Anda Jual

Pastikan varian roti yang hendak anda jual. Lebih baik lagi jika anda sudah melakukan riset pasar yang cukup untuk mengetahui peminat & brand yang bertahan sampai sekarang untuk produk yang akan anda jual tersebut jika produk anda memang sudah ada kompetitor yang menjual.

Pastikan memberikan keunikan pada produk anda untuk membedakan dengan kompetitor. Namun jika produk anda tergolong unik & baru, riset target market produk roti yang mirip dengan produk roti anda untuk bahan mengambil keputusan.

 

2. Siapkan Modal

Modal untuk usaha roti skala menengah keatas anda butuh sekitar 6-30 jutaan tergantung harga mesin yang akan anda beli. Untuk skala rumah tangga 6 juta sekiranya sudah cukup untuk membeli peralatan terutama mixer dan oven.

 

3. Siapkan Sumber Daya

Siapkan segala sumber daya untuk membuat roti, termasuk resep, kemampuan & keterampilan yang dibutuhkan. Anda bisa mengerjakannya sendiri atau mencari sumber daya yang memiliki pengalaman dalam bidang membuat roti.

 

4. Perlengkapan Usaha Roti

Siapkan peralatan seperti mesin dan peralatan produksi yang dibutuhkan. Gambaran umumnya sebagai berikut :

  • Mixer untuk membuat adonan roti. Ada 3 jenis mixer yang bisa anda pilih yaitu planetery mixer, spiral mixer, dan horizontal mixer. Planetery mixer merupakan mixer serbaguna paling laris yang memiliki wadah yang bisa dilepaskan untuk mengeluarkan adonan, dan memiliki 3 jenis pengaduk : spiral, beater, dan whip. Spiral mixer bowl akan ikut berputar saat mengaduk adonan. Horizontal mixer memiliki poros di ujung kanan kiri karena itu cocok mengaduk adonan padat seperti mie.
  • Dough Divider atau mesin pemotong untuk membagi adonan roti sama rata
  • Proofer untuk menginstirahatkan adonan roti agar mengembang sebelum dipanggang
  • Oven untuk memanggang adonan roti agar menjadi roti matang
  • Kemasan plastik OPP dengan perekat untuk mengemas roti yang sudah matang, mempermudah pendistribusian, dan tentunya memperpanjang masa simpan roti.
  • Mesin Coding untuk memberi label merk, rasa, tanggal produksi, kadaluarsa serta nilai gizi roti.
  • Peralatan pendukung lainnya seperti loyang, dan lain-lain.

Untuk usaha skala kecil rumahan kemungkinan anda hanya membutuhkan mixer dan oven saja, sedangkan peralatan pendukung biasanya sudah tersedia di rumah anda.

 

5. Pemasaran Roti

Anda bisa memasarkan produk roti anda secara offline dan online.

Secara offline anda bisa promosi ke tetangga, titip di warung atau toko, atau membuka warung / toko sendiri untuk menjual produk anda. Namun perhatikan juga lokasi dan biaya sewa yang dikeluarkan.

Promosi secara online dapat anda lakukan dengan memfoto produk anda usahakan fotonya bagus menarik dan eye catching serta instagramable, kemudian mempromosikannya di sosial media seperti Instagram & Facebook, marketplace seperti Shopee & Tokopedia, dan masih banyak lagi.

 

Macam / Jenis Usaha Roti yang Terbukti Laris

Berikut adalah beberapa macam usaha roti yang terbukti laris karena masih banyak yang menjual dari dahulu sampai sekarang :

 

1. Usaha Roti Bakar Unik

Contoh Produk Usaha Roti Bakar Unik
Contoh Produk Usaha Roti Bakar Unik

 

Beberapa waktu lalu, roti bakar unik dengan menggunakan isian keju berbagai rasa sangat booming di Indonesia. Dimana jenis keju yang digunakan pada roti bakar tersebut diproduksi sendiri dengan menggunakan bahan lain sebagai kombinasi, seperti carchol, green tea, vanilla dan lain sebagainya.

Dari bisnis usaha roti bakar unik ini Anda bisa mencoba mendirikan usaha sejenis. Anda dapat mencoba mengkreasikan roti bakar yang dijual dengan beragam isian unik ataupun topik unik.

Untuk jenis usaha ini akan sangat baik jika Anda mampu menghasilkan inovasi yang dapat menarik perhatian peminat kuliner secara cepat.

 

2. Usaha Roti Bakar Bandung

Contoh Produk Usaha Roti Bakar Bandung
Contoh Produk Usaha Roti Bakar Bandung

 

Meski berasal dari Paris Van Java atau kota Bandung, namun usaha roti bakar Bandung bisa Anda jumpai di hampir seluruh pelosok Indonesia. Meski demikian, namun eksistensi dan kemajuan bisnis ini begitu bagus, sehingga tak ada salahnya jika Anda menjadi salah satu yang berkontribusi pada bisnis street food ini.

Pastikan Anda selalu menawarkan keunggulan baik pada inovasi ataupun rasa, agar customer dapat membandingkan roti bakar Anda dengan roti bakar Bandung lain.

Kuliner indonesia memang kaya, tidak hanya roti, masih banyak peluang makanan yang lain yang bisa dibisniskan? Contohnya dalam 25 Peluang Usaha Kuliner Makanan Laris Tahun 2019 banyak ide kuliner indonesia yang potensial dijadikan bisnis.

 

3. Usaha Roti Bakar Mini

Contoh Produk Usaha Roti Bakar Mini
Contoh Produk Usaha Roti Bakar Mini

 

Masih bergelut dengan usaha roti bakar, hanya saja kali ini Anda bisa mencoba usaha roti bakar mini. Sesuai namanya, jenis roti yang digunakan disini tentu berupa roti mini atau biasanya menggunakan roti tawar.

Agar terlihat lebih menarik, permainan toping dan isi sangat penting. Kemasan yang menarik juga sangat penting diperhatikan, mengingat produk yang Anda jual berukuran cukup kecil sehingga perlu sesuatu yang istimewa untuk membuatnya terlihat lebih bernilai ekonomi.

 

4. Usaha Roti Rumahan

Contoh Produk Usaha Roti Rumahan
Contoh Produk Usaha Roti Rumahan

 

Bagi Anda yang ingin sekedar menjalankan bisnis sampingan, mungkin usaha roti rumahan bisa jadi pilihan yang tepat. Tanpa harus memiliki lapak untuk berjualan pun Anda sudah bisa memulai usaha rumahan ini.

Untuk jenis roti yang bisa Anda produksi pun sangat beragam, mulai dari roti basah hingga roti kering. Pemasarannya pun bisa Anda lakukan dengan beberapa metode, seperti penjualan dengan langsung ke customer, dropship pada toko/swalayan, penjualan online dan masih banyak metode lain yang bisa Anda coba.

Usaha rumahan yang menjanjikan tidak hanya roti lho, simak juga lainnya 20 Peluang Usaha Rumahan, Ide Bisnis yang Menjanjikan & Lagi Trend semoga menginspirasi.

 

5. Usaha Roti Unyil

Contoh Produk Usaha Roti Unyil
Contoh Produk Usaha Roti Unyil

 

Siapa sih yang tidak kenal dengan jenis roti satu ini? Memiliki ukuran yang cukup kecil dengan isian serta bentuk yang cukup beragam, peminat roti unyil nampaknya tak pernah berkurang dari waktu ke waktu.

Bisa dikatakan jika peluang keuntungan dari usaha roti unyil juga cukup besar, dengan metode produksi di awal keuntungan bisa dihitung dengan mudah dan jelas. Untuk memasarkan produk ini, tampilan roti dan kemasan sangat penting untuk dipercantik.

 

6. Usaha Roti John

Contoh Produk Usaha Roti John
Contoh Produk Usaha Roti John

 

Jika melihat jajanan ala steet food mungkin roti john selalu masuk dalam jajaran makanan terlaris. Meski belum begitu lama dikenal di Indonesia, namun peminat roti john begitu banyak. Perpaduan roti yang lembut dengan isian omelet dan berbagai sayuran sehat menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang menyukai roti ini.

Untuk Anda yang tertarik dengan usaha roti john, keuntungan berlimpah pun sudah menanti. Dengan harga bahan yang relative miring, roti ini biasanya dijual dengan harga cukup mahal (jika dibanding dengan roti ala street food lain).

 

7. Usaha Roti Goreng

Contoh Produk Usaha Roti Goreng
Contoh Produk Usaha Roti Goreng

Masyarakat Indonesia nampaknya tak pernah bisa lepas dari yang namanya gorengan. Namun kali ini Anda bisa menghadirkan sesuatu yang lebih modern namun tetap sesuai selera lidah masyarakat Indonesia.

Roti goreng, ya jajanan yang terbuat dari roti tawar dengan isian lezat dan diolah dengan cara digoreng menggunakan lapisan tepung ini bisa jadi pilihan usaha yang menarik. Model usaha roti goreng sendiri biasanya dibuat untuk sekali penyajian, jadi tidak dapat diproduksi dalam rumah atau harus dalam kondisi hangat ketika disajikan.

Untuk isian sendiri tak jauh berbeda dengan isian roti bakar.

Apakah roti goreng merupakan usaha yang menguntungkan? Jawabannya tentunya adalah iya. Jika penjual roti bakar lebih mudah ditemukan dimana saja, maka roti goreng lebih langka, lebih sedikit persaingan, dan tentunya lebih prospek kan.

 

8. Usaha Toko Roti

Contoh Produk Usaha Toko Roti
Contoh Produk Usaha Toko Roti

 

Memiliki modal yang cukup besar? Usaha toko roti juga bisa jadi pilihan yang tepat untuk menjadi tempat investasi Anda. meski harus mengeluarkan modal yang cukup besar, namun keuntungan yang bisa Anda peroleh dari usaha inipun sangat menjanjikan.

Terlebih lagi jika produk yang Anda jual merupakan produksi sendiri. Namun yang perlu Anda ingat untuk menjalankan bisnis toko roti adalah reputasi dan pemasaran yang bagus serta maksimal.

 

9. Usaha Roti Maryam

Contoh Produk Usaha Roti Maryam
Contoh Produk Usaha Roti Maryam

 

Roti asal Timur Tengah yang mulai eksis di Indonesia ini juga bisa jadi salah satu peluang usaha menjanjikan. Tekstur roti Maryam yang berbeda jauh dengan roti pada umumnya menjadikan roti ini banyak diburu pecinta makanan lembut nan crispi.

Untuk menjalankan usaha roti Maryam pun Anda tak harus belajar bagaimana cara membuat adonan roti Maryam, sebab saat ini sudah banyak roti Maryam yang dijual dalam bentuk setengah matang. Jadi nantinya Anda hanya perlu mengolahnya lagi dan menyajikannya dengan beragam toping manis yang menggugah selera.

Untuk varian original, toping yang digunakan adalah susu kental manis dan coklat saja.

 

10. Usaha Roti Panggang

Contoh Produk Usaha Roti Panggang
Contoh Produk Usaha Roti Panggang

 

Saat menyinggung roti panggang, mungkin jenis roti panggang yang bisa Anda buat sangatlah beragam. Mulai dari cake, brownies, dan beragam roti lain, hanya saja untuk usaha roti panggang ala street food, jenis roti yang banyak digunakan adalah roti kering seperti roti bakar.

Isian dan toping yang digunakan pun tidak jauh berbeda. Hanya saja proses pengolahannya yang berbeda dan membuat tekstur akhirnya pun berbeda.

Selain itu Anda juga bisa mencoba jenis roti panggang lain seperti cake kering yang disajikan dalam keadaan hangat. Untuk jenis cake kering ini biasanya inovasi yang dibutuhkan lebih banyak agar produk yang dijual lebih menarik.

 

11. Usaha Pabrik Roti

Contoh Produk Usaha Pabrik Roti
Contoh Produk Usaha Pabrik Roti

 

Satu lagi jenis usaha roti yang membutuhkan modal tidak sedikit, pabrik roti. Untuk bisnis ini produksi yang dilakukan biasanya secara masal, sehingga untuk modal operasionalnya pun sudah besar.

Hanya saja untuk memulai usaha pabrik roti, persiapan harus dilakukan secara matang. Mulai dari mencari jenis roti yang ingin diproduksi, mencari bahan berkualitas dengan harga rendah, hingga mencari relasi untuk penjualan roti-roti tersebut.

Ijin usaha yang dibutuhkan juga biasanya tidak semudah usaha steed food. Jadi memang bukan sekedar modal, namun persiapan lain juga perlu dilakukan secara maksimal.

 

12. Bisnis Aneka Roti Manis : Roti Sobek, Roti 1000an

Contoh Produk Usaha Roti Manis
Contoh Produk Usaha Roti Manis

 

Jenis usaha roti berikutnya yang bisa Anda tekuni adalah usaha roti manis. Berbagai macam roti bisa Anda produksi saat menjalankan bisnis roti ini beberapa contohnya adalah roti sobek & roti 1000an.

Roti sobek adalah roti lembut dan empuk dengan bentuk biasanya kotak-kotak kecil yang menyatu berbentuk persegi atau persegi panjang, mirip seperti perut sixpack, saat dimakan perlu disobek terlebih dahulu dan biasanya diisi lebih dari satu macam isian. Roti jenis ini sangat umum ditemui di semua bakery.

Roti 1000an adalah roti manis biasanya berbentuk bulat atau kotak yang memiliki isi di dalamnya, harganya seribuan dan biasanya dijual di warung-warung atau toko kelontong.

Tentunya selain 2 diatas masih banyak jenis roti manis lainnya.

Kemudian beberapa contoh brand yang bisa menjadi referensi Anda untuk bisnis roti manis adalah BreadLife dan BrealTalk. Dua brand asal Jepang ini selalu memberikan inovasi pada macam-macam roti manis dan yang terpenting, kedua brand tersebut selalu memberikan roti empuk denga cita rasa lezat namun tetap membandrol produknya pada harga standar atau relative murah.

 

13. Usaha Roti Tawar

Contoh Produk Usaha Roti Tawar
Contoh Produk Usaha Roti Tawar

 

Meskipun hanya berupa roti tawar, namun jangan salah sangka dengan peluang keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari usaha ini. Dengan mengutamakan kualitas, Anda bisa menjual roti tawar dengan harga yang tak kalah seperti roti manis atau roti isi lain.

Sedangkan modal produksi roti tawar jauh lebih kecil karena Anda tidak membutuhkan bahan untuk isi ataupun toping. Jenis roti tawar yang bisa Anda produksi pun cukup beragam, mulai dari roti tawar biasa, roti tawar tanpa kulit, roti tawar aroma pandan, roti tawar dengan campuran choco chip dll.

 

14. Usaha Roti Kukus

Contoh Produk Usaha Roti Kukus
Contoh Produk Usaha Roti Kukus

 

Sama persis seperti roti bakar, baik dari jenis roti yang digunakan maupun isian pada roti tersebut. Hanya saja untuk varian roti kukus ini proses pembuatannya dilakukan dengan cara dikukus, sehingga roti akan terasa lebih lembut dan halus.

Meski demikian namun proses pengukusan harus dilakukan dengan tepat supaya roti tidak berubah menjadi terlalu lembek dan berair. Agar rasanya tetap manis gurih, Anda juga tetap bisa melapisi roti dengan margarine.

Selain jenis roti tawar, Anda juga bisa mencoba beberapa roti lain seperti bakpao kukus. Tektur yang didapat untuk jenis roti kukus pun sama, yaitu lebih lembut dan halus.

 

15. Usaha Roti Kering

Contoh Produk Usaha Roti Kering
Contoh Produk Usaha Roti Kering

 

Pada dasarnya usaha roti kering bisa masuk dalam potensi usaha pabrik roti ataupun roti rumahan. Dimana Anda dapat memproduksi berbagai roti kering yang nantinya dijual di toko/swalayan, dropship ke toko ataupun dijual secara online.

Jenis roti yang bisa diproduksi pun beragam, sehingga untuk menarik minat konsumen sebaiknya Anda memproduksi lebih dari satu jenis roti. Semisal untuk musim lebaran Anda bisa memproduksi roti kering nastar, putri salju, castengel, dan lain sebagainya.

 

Tips & Strategi Menjalankan Usaha Roti Rumahan

Ikutilah tips & strategi berikut ini agar target sukses bisnis roti anda bisa segera anda raih :

 

1. Tekun serta Fokus

Tekun serta fokus akan membantu anda mencapai tujuan bisnis anda dengan lebih cepat. Perhatikan tidak hanya rasa dan penampilan roti, tetapi juga persaingan dengan kompetitor yang sudah ada.

 

2. Modal Usaha

Banyak cara untuk mendapatkan modal. Beberapa caranya antara lain modal dari uang pribadi/bantuan keluarga, modal dari hasil crowfunding model kerjasama bagi hasil untung rugi, modal dari investor, modal dari mengajukan proposal usaha ke Kementrian Perdagangan maupun Kementrian Koperasi dan UKM, atau modal pinjam bank.

 

3. Sumber Daya yang Berpengalaman

Sumber daya yang berpengalaman adalah tenaga kerja yang berketerampilan untuk membuat roti yang layak untuk diperdagangkan. Pastikan anda menyeleksi tenaga kerja dengan cermat untuk mencegah buang-buang bahan & menghindari hasil produk yang tidak layak jual.

 

4. Investasi Jangka Panjang dengan Perlengkapan Usaha Roti terutama mesin roti

Perlengkapan usaha roti terutama mesin roti seperti mixer, oven adalah investasi jangka panjang karena dapat mengefisienkan tenaga kerja dan bahan roti. Efisien dapat berefek berkurangnya pengeluaran produksi.

 

5. Jangan Dulu Menyewa Tempat Untuk Usaha Skala Kecil

Untuk usaha yang baru dibangun dengan skala kecil dan modal terbatas sebaiknya pertimbangkan jangan sewa tempat. Anda bisa memasak di dapur anda & menjualnya dengan menitip-nitipkan warung atau toko atau menjual secara online.

 

6. Sample atau Tester

Untuk memperkenalkan orang kepada produk roti anda berikanlah sampel atau tester. Jika ada yang berminat beli berikan pula sampel atau tester rasa lain agar memperbesar peluang repeat order untuk varian yang lain.

 

7. Inovasi Strategi Pemasaran & Produk

Inovasi dapat anda lakukan pada varian produk maupun strategi pemasaran. Kombinasikan keduanya untuk mendongkrak bisnis anda dimata target konsumen anda.

Inovasi varian contohnya buat rasa baru yang belum ada di kompetitor lainnya. Inovasi strategi pemasaran misalnya spam like komen share akan dapat produk gratis untuk beberapa orang tertentu yang diundi secara acak. Anda bisa menggabungkan keduanya.

 

Keuntungan / Analisa Peluang Usaha Roti

Dari 100% total bisnis bakery yang ada di Indonesia, 60% merupakan bisnis roti basah yang dijalankan usaha skala rumah ataupun skala UKM (Usaha Kecil & Menengah) dibandingkan kue kering yang hanya sekitar 10%. Hal ini membuktikan bahwa pangsa pasar roti basah sangat luas, potensial, dan bisa dimulai dari skala usaha kecil & UKM.

Roti merupakan makanan yang sangat umum dikonsumsi untuk harian ataupun acara tertentu. Repeat order dan permintaan yang tinggi menyebabkan perputaran produk dan uang cenderung cepat dan banyak.

Pangsa pasar yang luas karena dari anak kecil hingga dewasa, semua suka roti.

 

Kekurangan / Kendala Usaha Roti

Kadar air pada roti basah lebih tinggi daripada roti kering. Hal yang wajar masa simpan roti basah lebih sebentar yaitu kisaran hari sampai minggu apabila masuk kulkas dibandingkan roti kering yang bisa bulanan bahkan tahunan masa penyimpananya.

Masa simpan yang sebentar membuat produksi juga menjadi lebih sering dibandingkan dengan kue kering yang lebih lama penyimpanannya.

 

Analisa Modal & Pendapatan Usaha Toko Roti

Peralatan Usaha Toko Roti

Whisk (pengocok adonan) Rp80.000
Oven gas Rp4.900.000
Peralatan masak (spatula, panci, wajan, dan lain-lain) Rp400.000
Loyang aneka bentuk Rp300.000
Timbangan kue Rp90.000
Kompor gas Rp.350.000
Ayakan Rp90.000
Mixer roti Rp3.500.000
Peralatan penunjang lainnya Rp400.000

Total Rp 10.110.000

 

Biaya Operasional Per Bulan

Bahan kue (telur, gula, tepung, mentega, dll) Rp2.900.000
Kemasan roti Rp250.000
Tabung Gas 12 kg Rp130.000
Listrik & PDAM Rp450.000
Paket Internet Rp300.000

Total Rp 4.030.000

 

Total Modal Awal

Total Modal = Total Biaya Peralatan + Total Biaya Operasional

Total Modal = Rp10.110.000 + Rp4.030.000

Total Modal = Rp14.140.000.

 

Perkiraan Penghasilan Per Bulan

Perkiraan penghasilan yang akan anda dapat apabila 1 hari bisa menghasilkan 150 buah roti dengan harga jual 4ribu maka anda akan menerima dalam satu bulan:

Total Penghasilan Kotor = 150 roti x Rp4.000 x 30 hari

Total Penghasilan Kotor = Rp18.000.000.

 

Profit Usaha Toko Roti Per Bulan

Laba didapat dari total penghasilan kotor dikurangi dengan biaya operasional

Laba = Total Penghasilan Kotor – Total Biaya Operasional

Laba = Rp18.000.000 – Rp4.030.000

Laba = Rp13.970.000

Perhitungan diatas adalah apabila anda mengerjakan semua sendiri tanpa mempekerjakan karyawan untuk membantu anda. Bila memiliki karyawan maka laba diatas masih dikurangi biaya gaji karyawan setiap bulan. Jika gaji semisal Rp 1.500.000, maka laba bersih anda peroleh perbulan sebesar  Rp13.970.000 – Rp1.500.000 = Rp 12.470.000

 

Ratio Revenue Cost Usaha Toko Roti

Revenue cost didapat dari total penghasilan kotor dibagi biaya operasional setiap bulan

Revenue Cost = Total Penghasilan Kotor / Total Biaya Operasional

Revenue Cost = Rp18.000.000 / Rp4.030.000

Revenue Cost = 4,47.

 

Berapa Lama Balik Modal Usaha Toko Roti

Lama Balik Modal = (Total Biaya Invest / Keuntungan) x 1 Bulan

Lama Balik Modal = (Rp14.140.000 / Rp 12.470.000) x 1 Bulan

Lama Balik Modal = 1,13 bulan.

 

Penutup

15 jenis usaha roti di atas bisa Anda coba salah satunya dan sebelum memutuskan untuk memilih usaha yang sesuai, pastikan Anda telah memiliki keahlian atau pengetahuan terkait produk yang akan dijual. Dengan begitu proses produksi bisa menghasilkan roti dengan mutu terbaik.

Baru setelah itu masuk pada tahap selanjutnya yaitu perencanaan usaha, seperti persiapan tempat usaha, pemilihan nama brand, mencari inovasi untuk produk yang lebih unik dan menarik serta metode pemasaran yang akan digunakan.

Pastikan semuanya terplaning dengan baik, sehingga untuk mengeksekusi usaha roti Anda tidak akan kewalahan. Sudah siap jadi pembisnis sukses dengan usaha roti?

Simak juga segudang ide peluang usaha lainnya lebih beragam di ideusaha.top, semoga menginspirasi!!

Contoh Proposal Usaha Roti anda bisa simak referensinya di :

https://www.academia.edu/35281984/Proposal_Usaha_Roti_Bakar_Venak
https://www.academia.edu/35100828/TUGAS_KEWIRAUSAHAAN_PROPOSAL_USAHA_ROTI_BAKAR_SWEETY_

Contoh manajemen usaha roti anda bisa simak referensinya di :

https://armadilloaccounting.wordpress.com/tag/contoh-manajemen-usaha-roti/
https://pusatroti.wordpress.com/tag/contoh-manajemen-usaha-roti/

 

Notes : Artikel ini dipublikasikan ulang ideusaha.top dengan konten yang diperbarui pada 14 Desember 2019, pertama kali dipublikasikan 15 Maret 2019 dengan beberapa kali update dan perubahan.

 

Referensi lainnya :
http://www.tokomesin.com/peluang-usaha-roti-unyil-dan-analisa-usahanya.html
https://infopeluangusaha.org/analisa-peluang-usaha-pabrik-roti-rumahan/
https://goukm.id/membuka-usaha-roti/

ideusahatop

Suka bereksperimen dan sudah mencoba berbagai usaha. Sedang tertarik dengan usaha jewelry handmade.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *